TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Bintuju- Jajaran Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan modus unik di wilayah Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (8/5/2026) malam.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua pria berinisial AA (32) dan SMD (38) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu. Salah satu pelaku diketahui dijadikan kurir dengan imbalan bisa menggunakan sabu secara gratis.
Baca Juga:
Polisi Sergap Dua Tersangka Kasus Judi Tembak Ikan di Jalan Setia Budi Medan
Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara melalui Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba, mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkoba di Lingkungan I Kelurahan Bintuju.
"Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan seorang pria berinisial AA yang kedapatan membawa sabu," ujar AKP Philip, dalam keteranganya, Minggu (10/5/2026).
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga bungkus plastik klip kecil berisi sabu dengan total berat 0,21 gram dari tangan AA. Pelaku kemudian mengakui barang tersebut akan diantarkan kepada pembeli atas perintah SMD.
AA juga mengaku dijanjikan imbalan berupa kesempatan untuk mengonsumsi sabu secara gratis setelah pengantaran dilakukan, tanpa menerima uang tunai.
Baca Juga:
Dua Pelaku Begal Wartawan Tribun Medan Ditangkap, Polres Labuhanbatu Dalami Motif
Berdasarkan pengembangan kasus, polisi kemudian menangkap SMD di lokasi berbeda di Kelurahan Bintuju. Dalam pemeriksaan awal, SMD membenarkan telah memerintahkan AA untuk mengantarkan sabu tersebut.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kedua pelaku, di antaranya satu unit telepon genggam, uang tunai Rp315 ribu, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.
Dari hasil penyelidikan sementara, sabu tersebut diduga diperoleh dari seorang pemasok yang kini masih dalam pengejaran petugas dengan nilai transaksi sekitar Rp700 ribu.
Kedua pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Tapsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami jaringan peredaran narkotika tersebut serta memburu pemasok dan pihak lain yang diduga terlibat.
[Redaktur: Muklis]