TAPSEL.WAHANANEWS.CO, MANDAILING NATAL – Instruksi Bupati Mandailing Natal( Madina) Saipullah Nasution memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Ruang Rakyat( PUPR) untuk meninjau musibah banjir pada hari Rabu 6/6/2026 sekitar pul 2.00 sore.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dalam pasca bancir ini dengan sigap turun tangan respon cepat meninjau titik lokasi banjir diakibatkan hujan deras yang melanda Kelurahan Siabu yang diperkirakan debet air meluap dari Aek Siancing.
Baca Juga:
Oknum Kelurahan di Kota Bekasi Terindikasi Lakukan Pungli Tanda Tangan AJB
Pada sore hari ini, tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina sudah turun langsung ke lokasi terdampak banjir di Lingkungan 1 Kelurahan Siabu ,Rabu 21/05/2026.
Kedatangan Instansi terkait merupakan buntut dari meluapnya Sungai Siancing akibat intensitas hujan tinggi yang mengakibatkan puluhan pemukiman warga tergenang air.
Tergenangnya pemukiman warga bukan kali ini saja,dan merupakan yang kedua kalinya dan inilah salah satu yang terparah, sehingga memerlukan langkah teknis segera agar kejadian seterusnya tidak terulang lagi.
Baca Juga:
Menteri PPMI Instruksikan Pemkab Sigi Bangun BLK Khusus untuk Tingkatkan Kualitas CPMI
Sinergi Tim Lintas Sektor dari pemkab Madina di Lapangan hadir dalam peninjauan tersebut melalui
Dinas PUPR & BPBD Madina,Melakukan aksi pemetaan teknis meninjau titik koordinat pendangkalan sungai dilokasi.
Sulton Nasution, Anggota DPRD Madina dari Praksi Partai Nasdem yang turut hadir mengawal aspirasi warga bersama
Sudrajat Putra Batubara selaku Camat Siabu yang didampingi lurah Siabu
Iswadi Idris, S.Sos beserta jajaran perangkat kelurahan
Solusi Permanen Normalisasi Aek Siancing yang berlokasi di wilayah sek milas Siabu dalam hal ini
Camat Siabu, Sudrajat Putra mengatakan, peninjauan dari pemkab Madina ni bertujuan untuk mencari solusi jangka panjang.
Pasalnya,masalah inti utama yang diidentifikasi adalah kapasitas sungai saat musim penghujan datang papa hakikinya aek Siancing meluap, sehingga tidak mampu menampung debit air kiriman ke wilayah pemukiman warga.
Maka dari itu kondisi di lapangan menunjukkan perlunya penanganan teknis segera.
Normalisasi Aek Siancing sudah seyogianya di prioritaskan secepatnya agar aliran air kembali lancar dan masyarakat di Lingkungan 1 nyaman dan tidak lagi dihantui rasa was-was apabila hujan turun," ujar pihak pemerintah di sela peninjauan.
Langkah Selanjutnya
Pihak Dinas PUPR akan segera menyusun rencana teknis pengerukan dan penguatan tanggul di titik-titik rawan. Sementara itu, BPBD Madina tetap siaga memantau perkembangan cuaca guna mengantisipasi banjir susulan.
Kehadiran Anggota DPRD Madina, Sulton Nasution, dalam peninjauan ini juga memastikan bahwa penganggaran dan pelaksanaan normalisasi ini akan dikawal ketat demi kepentingan masyarakat Kelurahan Siabu dari paska banjir.
[Redaktur: Muklis]