TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Panyabungan - Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal (MAN 1 Madina) menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat dalam masa taaruf bagi siswa baru Tahun Ajaran 2026-2027.
Taaruf, masa perkenalan lingkungan, ini mengusung tema Literasi Digital dan Kebijakan Bermedsos: Cerdas, Berakhlak, Siap Berkompetisi dengan salah satu narasumber Kadis Kominfo Muhammad Syail Lubis.
Baca Juga:
APBD DPA SPJ Dokumen Publik: Manto Diminta Jujur Buka Uang Media Massa Diskominfo Kota Depok
"Hari ini kalian masuk ke Madrasah Aliyah bukan di zaman biasa. Kalian masuk di era digital. Dulu untuk cari pelajaran harus ke perpustakaan. Sekarang cukup buka HP. Dulu untuk dakwah harus ceramah dari mimbar ke mimbar. Sekarang cukup 1 video di TikTok bisa ditonton 1 juta orang," kata Syail dalam pemaparannya pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dia menyampaikan ada tiga kunci agar siswa madrasah mampu bersaing di era digital. Pertama, menjadi digital santri alih-alih digital addict.
"HP dan internet harus dimanfaatkan untuk belajar, berdakwah, dan berkarya. Contohnya mengakses materi pelajaran online, membuat konten Al-Qur’an 30 detik, hingga mempromosikan produk UMKM orang tua secara digital," lanjut dia.
Baca Juga:
Disoal Dana Publikasi Hampir Rp1 Miliar: Wartawan Nilai Diskominfo Kota Depok Sembunyikan Anggaran(?)
Kedua, menguatkan literasi dan akhlak digital. Syail menekankan, santri harus memiliki etika dalam bermedia sosial. Salah satunya mengimplementasikan saring sebelum sharing.
"Tidak menyebarkan hoaks, menjaga tulisan di kolom komentar, hingga menjaga aurat dan privasi di media sosial. Madrasah mencetak generasi yang tidak hanya pintar Iptek, tapi juga kuat Imtaq. Itulah yang membedakan lulusan madrasah dengan yang lain," ungkap dia.
Ketiga, memanfaatkan ruang digital untuk membesarkan madrasah. Kadis Kominfo mengajak siswa menjadi duta digital madrasah dengan mendokumentasikan kegiatan serta mempromosikan prestasi guru dan siswa.