Kegiatan yang bekerja sama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Selatan ini diikuti oleh karyawan PT NSHE, Sinohydro Corporate Limited, PT SAE, Huadong Engineering Corporation Limited, dan PT Jiatian. Sejak pukul 09.00 WIB, antrean pendonor sudah terlihat di lokasi yang telah disiapkan khusus di area PLTA Batangtoru.
Antusiasme karyawan pun tinggi. Banyak di antara mereka rela memanfaatkan waktu istirahat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Baca Juga:
Evakuasi Malam Hari, Pendaki Merbabu Meninggal Tersambar Petir
"Saya sudah beberapa kali donor darah di kegiatan seperti ini. Rasanya senang bisa membantu orang lain sekaligus menjaga kesehatan diri sendiri," ujar Mochammad Dio Adi Anugrah, salah satu pendonor dari PT NSHE.
Apresiasi juga datang dari Kepala UPT V Pengawasan Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Ali Sakban Pane, ST, MM. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan, terutama setelah stok darah PMI Tapanuli Selatan banyak digunakan untuk korban bencana.
"Ini langkah positif bagaimana kita berkontribusi membantu masyarakat pekerja dan saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," katanya.
Baca Juga:
Skandal Persit di Sulawesi Tenggara: Istri Prajurit Senior Ketahuan Selingkuh dengan Junior Suami
Senada, perwakilan PMI Kabupaten Tapanuli Selatan, dr. Martua Hamonangan, menyebut konsistensi PLTA Batangtoru dalam menggelar donor darah beberapa kali dalam setahun sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah.
"Kebutuhan darah di rumah sakit selalu tinggi, sementara pendonor tidak selalu banyak. Kontribusi dari PLTA Batangtoru sangat berarti bagi kami," ungkapnya.
Ketua Panitia Bulan K3 Nasional 2026 dari Sinohydro Corporate Limited, Sawaludin, menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja membutuhkan kolaborasi semua pihak yang terlibat di proyek.