TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Puncak Sorik Marapi- Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal , Kamis sore sekitar jam 15.40 Wib, (22/1/2026).
Rumah tersebut diketahui milik Abdur Rozak Tanjung, warga setempat, berdasarkan keterangan warga titik api berada didalam rumah paling tengah, api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan melahap seluruh isi rumah dan bangunan.
Baca Juga:
Akibat Tersengat Listrik, 2 dari 5 Pekerja Tambak Udang di Situbondo Tewas
Saat kejadian, pemilih rumah sedang tidak berada ditempat karena pemilik rumah sehari-harinya sebagai petani, sementara anak-anak korban masih dalam belajar sore disekolah pesantren dan sebagian masih di pengajian.
Selanjutnya para tetangga masih berada dipersawahan maupun perkebunan beruntung sebagian tetangga korban ada yang melihat berupa asap lalu mereka bergegas untu mengumumkan di mesjid bahwasanya ada salah satu rumah terbakar.

Dengan begitu warga bersama-sama berusaha memadamkan sijago merah supaya kobaran api tidak berembak kerumah lain, dengan kompaknya warga api lebih kurang setengah jam dapat dipadamkan.
Baca Juga:
Api Berkobar Tengah Malam, 3 Unit Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah di Sibabangun
Sementara sebagian warga menghubungi petugas pemadam kebakaran Pemkab Madina, alhasil baru setengah perjalanan mobil pemadam kebakaran Pemkab Madina berbalik arah dikarenakan api sudah bisa dipadamkan oleh warga.
Setelah selesai dipadamkan warga, Camat Puncak Sorik Marapi mengatakan," alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi atas kesigapan warga Desa Sibanggor Julu dengan bahu membahu memadamkan kobaran api sehingga rumah disekelilingnya tidak terbakar, semoga korban tabah dan sabar atas musibah ini," imbuhnya pada media Wahananews.Co,
Selanjutnya, Kapolsek Kotanopan beserta personil beserta aparat desa, masih mendalami penyebab kebakaran rumah terbut dan meminta keterangan saksi-saksi, dugaan sementara dipicu oleh arus pendek listrik.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa dan sejumlah barang berharga juga ikut terbakar, termasuk dokumen penting serta seluruh perabot rumah tangga, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
[Redaktur: Muklis]