TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Medan- Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50.
PRSU 2026 berlangsung 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Acara resmi dibuka Jumat, (3/07/2026) malam.
Baca Juga:
Mendag Yakin Indonesia Akan Curi Perhatian Dunia di Expo 2020 Dubai
Mengusung tema "Harmoni Emas", PRSU tahun ini menjadi etalase investasi, pameran UMKM, dan ajang promosi potensi seluruh daerah di Sumatera Utara (Sumut). Penyelenggaraan setengah abad PRSU disulap menjadi etalase kebanggaan Sumut yang menggerakkan ekonomi.
Paviliun Pemkab Madina menghadirkan beragam olahan pangan lokal. Di antaranya labu jipang, alame, ubi jalar, kipang pulut, dan kopi Mandailing yang menjadi ikon daerah.
Selain makanan, paviliun juga memamerkan kerajinan tangan khas Madina. Yakni amak lampisan berbahan pandan dan berbagai produk rotan, serta hasil pertanian.
Baca Juga:
Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, momentum PRSU dimanfaatkan untuk menampilkan seluruh potensi UMKM Madina.
"Apa yang kita tampilkan di PRSU ke-50 menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Untuk menunjukkan bahwa Madina adalah daerah yang berpotensi untuk dikembangkan, baik dari sisi UMKM maupun pertanian," ujar Saipullah.
Ia menjelaskan, Pemkab Madina akan menggandeng PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) melalui Ivan Iskandar Batubara untuk pengembangan UMKM.