WahanaNews-Tapsel | Sedikitnya 20 puluhan rumah penduduk di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terendam oleh meluapnya Sungai Batang Toru.
Peristiwa itu menimpa Dusun II Muara Pardomuam dan Dusun III Setia Budi atau lebih dikenal Kampung Sibara-bara, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
"Air mulai naik dan merendam rumah-rumah warga mulai subuh tadi, sekarang ketinggian air ada yang sudah mencapai satu meter," kata Kepala Desa Simataniari Habibullah Harahap, Kamis (16/12).
Tidak itu saja, kata dia, bahkan dua sekolah SD Negeri Tindoan Laut dan SMP Negeri 2 berlokasi di daerah itu tidak luput terendam, dan memaksa siswa/siswi tak bersekolah.
"Alhamdulillah, hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban. Hanya air semakin naik. Cuaca juga sedikit cerah panas, kecuali malam tadi ada hujan," jelasnya.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Dikatakan, air yang merendam Kampung Sibara-bara itu tumpahan dari Sungai Batang Toru dan Sungai Sangkunur, yang sama-sama meluap.
"Kita juga sudah infokan pagi ini ke pihak BPBD dan Pak Camat," katanya.
Badan Meteorologi, Klimagologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara dalam peringatan dininya pada Kamis (16/12) diterima, juga sudah mengingatkan bahwa sejumlah daerah di wilayah itu termasuk Tapanuli Selatan cukup berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.