Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, varietas Inpari 32 bisa juga ditanam untuk lahan kering atau yang sering disebut padi gogo. "Waktu itu ada bantuan untuk 143 hektare, enam desa, dengan jumlah 3,7 ton. Dari luasan itu, 48 hektare ada di Gunung Baringin," kata dia.
Taufik juga mengaku optimistis ketersediaan beras pada masa Ramadan dan Idulfitri terpenuhi. Sebab, tiga bulan ke depan secara berurutan Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan kawasan Mandailing Julu masuk masa panen.
Baca Juga:
Bupati Madina Terima Kunjungan Kerja Bupati Pasaman Barat
Darwin, tokoh masyarakat setempat mengaku bangga melihat kedekatan Bupati Saipullah dengan masyarakat. Dia pun berharap bantuan pada sektor pertanian dan perkebunan terus berlanjut.
"Kalau boleh minta, kami ingin mendapat bantuan lagi, baik itu bibit durian, manggis, atau yang lainnya karena itu sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata dia.
Perwakilan Poktan Sapadan berterima kasih atas respons cepat Pemkab Madina membangun bendungan dan irigasi sehingga sawah yang selama ini dimanfaatkan untuk kebun bisa digunakan kembali menanam padi.
Baca Juga:
Bupati Madina Motivasi OCM U-15 Gagasan dr.Syafran dan SSB Sayap Biru Padangsidimpuan
[Redaktur: Muklis]