TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Panyabungan - Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution memotivasi anak-anak Old Crack Madina (OCM) U-15 dan SSB Sayap Biru Padangsidimpuan sesaat sebelum laga persahabatan di Stadion H. Adam Malik Mandailing Natal, Desa Sarak Matua, Panyabungan, pada Minggu, 25 Januari 2026.
Saipullah mengatakan sepak bola merupakan olahraga yang membumi di Indonesia dan sudah menjadi industri sehingga peluang untuk mendapatkan penghasilan yang baik cukup terbuka.
Baca Juga:
Bupati Madina Ikut Rakor Pemulihan Pascabencana, Pemprovsu Sediakan Rp 430 Miliar
"Kita tahu sekarang bahwa sepak bola ini sudah menjadi industri di Indonesia sehingga sudah menjadi perusahaan yang menghasilkan," kata dia didampingi anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat Dodi Martua.
Bupati mengingatkan, untuk bisa mencapai level profesional seorang pemain harus menunjukkan disiplin sejak dini, baik itu disiplin latihan maupun dalam mengatur waktu.
"Tidak ada pemain bola nasional yang jadi hanya berangan-angan, tiba-tiba latihan di klub, kemudian langsung jadi. Itu disiplin masing-masing individu harus dilakukan," pesan Bupati Saipullah.
Baca Juga:
Bupati Madina Ramah Tamah dengan Masyarakat Desa Batu Sondat
Di sisi lain, Saipullah berpesan agar anak-anak terus mengasah kemampuan meskipun di luar jadwal latihan, terutama teknik dasar seperti kontrol bola, keeping, dan passing. "Pelatih itu hanya bisa memberikan teknik, kemudian bagaimana menerapkannya, masing-masing anak-anak yang akan menerapkannya sendiri," pungkas dia.
Usai memberikan arahan, Bupati Saipullah melakukan tendangan pertama pertanda pertandingan dimulai. Dalam prosesnya, OCM U-15 berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Anak-anak di bawah pengasuhan pelatih Rifky Syahrial unggul lewat gol cantik Akbar dan tendangan keras Fairuz.
Rifky mengaku puas dengan permainan anak asuhnya meski masih butuh polesan di beberapa sektor. Pertandingan ini pun dilihatnya sebagai pemanasan jelang laga resmi turnamen Suratin pada Rabu ini.