TAPSEL.WAHANANEWS.CO, MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menghadiri Festival Seni dan Budaya "Rondang Bulan" di Alun-alun Taman Kota Panyabungan, Sabtu (23/05/2026 ).malam.
Dalam sambutannya, Saipullah Nasution mengapresiasi panitia yang sukses menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut festival ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat terhadap tradisi masa lalu.
Baca Juga:
Tradisi Terbangkan Balon Udara, Kemenhub Dapat Laporan 19 Pilot Terganggu
"Rondang Bulan bukan sekadar hiburan, tetapi upaya nyata menjaga warisan budaya agar tidak tergerus zaman. Budaya adalah identitas kita," ujarnya.
Saipullah berpesan agar generasi muda aktif mengenal dan mencintai kesenian daerah sendiri. "Jangan sampai anak cucu kita hanya tahu budaya luar," tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Madina menyatakan siap memfasilitasi anak muda yang ingin berkarya secara positif. Ruang khusus telah disiapkan untuk mengembangkan adat-istiadat lokal melalui kreativitas dan inovasi.
Baca Juga:
34 Sanggar Musik Bambu Meriahnya Festival SADA AWI 2024
Kemeriahan acara diawali dengan penampilan Tari Kreasi Panen Padi oleh siswa-siswi SMAN 3 Panyabungan. Tarian tersebut menggambarkan proses tradisional masyarakat Mandailing mulai dari memanen hingga menumbuk padi.
Ketua Panitia Dedi Tanjung menjelaskan, festival ini digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus panggung untuk menampilkan seni budaya lokal kepada publik. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara konsisten setiap tahun untuk mengangkat tradisi yang ada di Madina.
Sepanjang acara, penonton memadati area alun-alun dan terlihat antusias menyaksikan setiap penampilan. Tepuk tangan meriah terdengar setiap kali pertunjukan selesai, menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya Mandailing.