WahanaNews-Tapsel | Banyak Situs dan Aset Sejarah serta Budaya di Mandailing Natal (Madina) yang saat ini masih terancam keberadaannya.
Sebab itu, Ikatan Pemuda Mandailing mendesak Pemerintah Daerah mendirikan Lembaga yang berfungsi dalam pelestarian situs dan cagar Budaya yang patut dilindungi.
Baca Juga:
Allo Bank Festival 2026 Umumkan CORTIS sebagai Bintang Utama, COER Antusias
Presiden IPM, Tan Gozali Nasution merinci sejumlah situs dan aset Budaya yang layak dilindungi. Diantaranya Siwa Simangambat, Situs Padang Mardia, Patung Sangkolan Sipangan Anak Siangan Boru,serta Bagas-Bagas Godang yang usianya sudah berabad.
"Banyak lagi selain itu yang perlu lagi di Inventarisasi oleh Daerah, dimana tidak terinventarisir oleh Balai Perlindungan Cagar Budaya. Maka, kita mendorong Pemerintah Daerah membuat Peraturan Bupati (Perda),membentuk Lembaga Pelestarian dan Perlindungan situs-situs tersebut," ujar Tan Gozali Nasution, Selasa (23/08/2022) dalam sela diskusi bersama para Pemuda di Panyabungan.
Kelak, Kata Tan Gozali Nasution, jika Lembaga Perlindungan itu terbentuk dan fungsinya berjalan, akan memudahkan bagi generasi muda untuk belajar mengenal jati dirinya, juga memudahkan bagi Lembaga-lembaga Pendidikan melaksanakan Pendidikan Luar Sekolah.
Baca Juga:
Kabar Gembira! LANY Siap Gelar Konser di Jakarta pada Oktober 2026
"Tidak hanya itu Jika dibentuk,akan memudahkan juga bagi Daerah dalam merangkum peta Wisata di Daerah Madina ini. Kita sudah jauh tertinggal dalam hal ini, sebagai contoh di Belitung dana ada Museum kata dari seorang penulis Novel Laskar Pelangi Andrea Hirata. Sementara di Mandailing Natal ada Tokoh Pendidikan, Tokoh Literasi William Iskandar, namun nyatanya hampir tidak ada sama sekali situs Peninggalannya yang lestari, kecuali hanya sebagai nama jalan," kata Tan Gozali Nasution dan dia berharap juga ada Museum Sastra William Iskandar di Mandailing Natal. [rum]
Ikuti update berita pilihan dan breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik t.me/WahanaNews, lalu join.