TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Parade Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) sore.
Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso bertindak sebagai pemimpin upacara. Di hadapan jajaran Forkopimda, TNI-Polri, aparatur pemerintah, veteran, dan tamu undangan, prosesi penurunan Sang Merah Putih berlangsung tertib dan penuh penghormatan.
Baca Juga:
Semangat Patriotisme Tetap Berkibar di Tengah Hujan: Wakil Bupati Labura Pimpin Penurunan Bendera HUT RI ke-79
Bagi Kapolres, momen penurunan bendera bukan sekadar penutup rangkaian seremoni peringatan kemerdekaan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwujudkan melalui pengabdian dan tanggung jawab.
"Ketika Sang Merah Putih diturunkan pada sore hari ini, bukan berarti semangat perjuangan ikut berhenti. Justru ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan pengabdian dan tanggung jawab," ujar Anton.
Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan hasil perjuangan tersebut dengan menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga:
Pantau Percepatan Serentak Penurunan Stunting: Kunjungan Sekretariat Wakil Presiden ke Kabupaten Karo
"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan yang besar, maka tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan peran masing-masing," katanya.
Anton juga menilai keterlibatan berbagai unsur dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan di Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Upacara ini memperlihatkan bahwa semangat kebangsaan menyatukan kita semua," ungkapnya.