"Kebutuhan darah di rumah sakit selalu tinggi. Sementara pendonor tidak selalu banyak. Kontribusi seperti ini sangat membantu kami menjaga stok tetap aman," katanya.
Di lokasi yang sama, tak ada sekat perusahaan. Karyawan dari PT NSHE, Sinohydro Corporate Limited, PT SAE, Huadong Engineering Corporation Limited, hingga PT Jiatian duduk berdampingan. Semua melebur dalam satu aksi kemanusiaan.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Ikuti Rapurna TMMD ke-46 TA 2025 Secara Virtual
Ketua Panitia Bulan K3 Nasional 2026 dari Sinohydro Corporate Limited, Sawaludin, menyebut inilah makna kolaboratif yang sesungguhnya.
"Kami bekerja di satu lokasi yang sama. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dan kepedulian kepada masyarakat juga harus dilakukan bersama," ujarnya.
Bagi sebagian orang, donor darah mungkin hanya rutinitas medis. Namun di Batangtoru pagi itu, ia menjelma menjadi simbol: bahwa perusahaan bisa hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari denyut kehidupan masyarakat.
Baca Juga:
Pasca Banjir Bandang dan Longsor Tapanuli Pasokan BBM Langkah di SPBU, Roda Perekonomian Terancam Lumpuh
Di sela aktivitas proyek dan target pekerjaan, mereka menyempatkan diri berbagi. Tanpa sorotan berlebihan, tanpa panggung megah. Hanya kursi donor, kantong darah, dan niat tulus untuk membantu.
Karena pada akhirnya, keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya tentang pulang dengan selamat. Tetapi juga tentang memastikan orang lain punya kesempatan untuk tetap hidup.
[Redaktur: Muklis]