TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Natal- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Mandailing Natal, Sumut , Teguh W Hasahatan Nasution S.H, M.H sukses mengelar reses ke II tahun sidang 2025/2026. Minggu, (17/05/2026).
Acara reses tersebut di gelar di desa Panggautan kecamatan Natal kabupaten Mandailing Natal (Madina(, Sumut. Turut hadir PJ. Kepala Desa Panggautan, Ahmad Subhan Batubara, M.M., Kepala Desa, Sasaran Nando Yuhando, Ketua BPD Panggautan, Ahmad Rifdi, Ketua PAC PDI Perjuangan Natal Asbulin, Wakil Manager PLN ULP Natal, Jefri, serta para tokoh masyarakat Panggautan dan Sasaran.
Teguh W Hasahatan Nasution menyampaikan dalam sambutan bahwa Reses ini merupakan kegiatanan pimpinan dan anggota DPRD yang dilakukan untuk menyerap, menindaklanjuti aspirasi serta pengaduan dari masyarakat di masing-masing daerah pemilihanya secara langsung.
"Kebetulan saya diamanahkan sebagai Wakil Ketua Komisi III yang diantaranya bermitra dengan PUPR, BPKAD, Bapperida dan beberapa dinas strategis lainnya termasuk PLN dan PDAM Tirta Madina,” ucapnya
Dalam reses tadi, hadir juga Jepri Wakil Manager ULP PLN Natal, " saya minta beliau utk menjelaskan atas keluhan masyarakat tersebut. Beliau menyampaikan jangkauan ULP PLN Natal sangat lah luas dn jauh mencapai 650 Km panjang kabelnya dan untuk mengatasi itu perlu Gandu Induk utk wilayah Pantai Barat" imbuhnya
Disampaikannya, reses itu merupakan wadah menjemput aspirasi, dalam reses itu dirinya membuka ruang untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi dari masyarakat.
“Baru-baru ini kami juga di DPRD Madina juga telah merancang Ranperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan hal ini merupakan salah satu fungsi Legislasi,” lanjutnya.
Terang dia, pihaknya mengundang pihak Direktur PDAM Tirta Madina dan Manager PLN ULP Natal, mungkin ada halangan sehingga tidak bisa hadir, untuk PLN ULP Natal diwakili Wakil Manager,” lanjut Teguh.
“Silahkan kepada bapak/ibu untuk menyampaikan aspirasi, usul, kritik maupun saran tentang apa saja yang berkaitan dengan fungsi DPRD, bila bukan dibidang kami komisi III, kami tetap akan menyampaikan dan suarakan kepada kawan-kawan di komisi terkait,” tambahnya
Ditempat yang sama, mewakili Manager PLN ULP Natal, Jefri, memberikan keterangan tentang permasalahan voltage arus yang cukup rendah di wilayah Natal sekitar pada kegiatan Reses ke II Teguh W Hasahatan Nasution, S.H., M.H.
Menyahuti aspirasi masyarakat peserta reses, Teguh berjanji akan berjuang untuk menindaklanjuti sesuai tupoksinya sebagai DPRD.
Dijelaskannya , permasalahan arus listrik yang memiliki voltage rendah menyampaikan hal ini terjadi karena cakupan pembagian arus listrik yang luas dan membutuhkan solusi berupa Gardu Induk (GI).
“Pihak PLN sudah mewacanakan pembangungan GI (Gardu Induk) untuk penguatan suply daya dan kemarin sudah ditinjau lokasi pembangunannya di wilayah Lingga Bayu tepatnya di Tapus. Namun butuh proses waktu dan kajian lebih dalam,” tutupnya
Pada reses itu banyak usulan warga termasuk pelayanan kesehatan serta pelayanan kesehatan dan dampak banjir kemudian usulan pembangunan parit.
Kembali ke Teguh, diakhir wawancara disampaikannya reses Kedua ini dirinya banyak menyerap aspirasi terkait usulan pembangunan, keluhan masyarakat tentang rendahnya arus PLN dan RS Husni Thamrin belum bisa menerima pasien dengan BPJS akibat RS Husni Thamrin belum terakreditasi.
[Redaktur: Muklis]