TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Naga Juang- Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) berupa 58 paket sembako kepada petani di Desa Sayurmatua, Kecamatan Naga Juang, pada Senin, 4 Mei 2026.
Para petani yang menerima bantuan tersebut merupakan pemilik atau pengelola lahan seluas 17 hektare yang tertimbun sedimen berupa pasir dan lumpur terbawa sungai ketika terjadi bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Baca Juga:
Wabup Madina Sebut Efesiensi Tak Menyentuh Hak Anak Yatim di Kas Daerah
Wabup Atika mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemkab Madina sebelum petani bisa kembali menanam sawah di lahan terdampak. "Bantuan berupa paket sembako sembari menunggu perbaikan sawah," kata Atika.
Di sisi lain, Wabup Atika mengatakan keterlambatan proses rehabilitasi lahan di Naga Juang karena Madina termasuk daerah yang mengalami kerusakan ringan dibandingkan daerah lain di Sumut, Sumbar, maupun Aceh.
Meski demikian, dia menegaskan alat berat untuk rehabilitasi lahan pertanian yang tertimbun sedimen tiba di lokasi pada Selasa, 5 Mei 2026.
Baca Juga:
Wabup Madina Belanja Sembari Pantau Harga di Pasar Laru Tambangan
Dia berharap, pengerjaan bisa berjalan lancar dan selesai paling lambat sesuai dengan batas yang ditetapkan. Tujuannya, agar petani bisa segera kembali memanfaatkan lahan mereka sebagaimana mestinya.
Sebelumnya, Camat Naga Juang Rahmad Rizky Pulungan mengatakan Desa Sayur Matua terdampak bencana seluas kurang lebih 17 hektare. Lahan tersebut digarap oleh kurang lebih 58 KK.
"Dengan bantuan ini, mudah-mudahan para petani dapat terbantu dan dapat memanfaatkannya dengan baik. Mudah-mudahan besok juga, kalau tidak salah, alat berat akan turun untuk melaksanakan oplah dan normalisasi," ujar dia.