Kasat Reskrim mengungkapkan korban mengalami dua luka tusuk di bagian belakang kepala, 18 luka tusukan tidak beraturan di kepala, serta luka robek pada daun telinga kiri. Selain itu, terdapat luka lecet melingkar di leher, bengkak di tengkuk dan pipi kiri, luka memar di lengan, paha, lutut, dan kelopak mata, lidah tergigit, keluarnya cairan dari kemaluan dan anus, serta kondisi kaku mayat positif.
"Hasil visum sementara ini mengarah kuat bahwa korban meninggal secara tidak wajar dan diduga telah terjadi tindak pidana. Oleh karena itu kami merekomendasikan dilakukan autopsi," tegas AKP Hasiholan.
Baca Juga:
Ditemukan Membusuk dalam Goni di Gebang Langkat adalah Mayat Sopir Taksi Online
Keluarga Minta Autopsi
Pihak keluarga korban tiba di RSUD Padangsidimpuan sekitar pukul 18.30 WIB dan secara resmi meminta agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Polres Padangsidimpuan berencana membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi lanjutan.
"Kami menghormati permintaan keluarga. Autopsi sangat penting untuk menentukan penyebab kematian dan langkah hukum selanjutnya," kata Kasat Reskrim.
Baca Juga:
Jasad Tukang Becak Ditemukan di Parit Jalan di Sibuluan Nauli Tapteng
Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
Hingga kini, Sat Reskrim bersama Sat Intelkam Polres Padangsidimpuan masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri aktivitas terakhir korban, serta mendalami kemungkinan adanya unsur pembunuhan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial.
"Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara resmi," pungkas AKP Hasiholan Naibaho.