WahanaNews-Tapsel | Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) pada tahun 2021 membantu masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) membudidaya ikan tawar melalui skema bantuan excavator mini.
Dimana kebutuhan alat berat mencetak kolam dan jalan serta irigasi perikanan semakin terpenuhi dimana selama pola tradisional yang membutuhkan waktu terlalu lama.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Hal itu diungkapkan Ardi Hasaoran selaku Ketua Koperasi Produsen Perikanan dan Pertanian (Periper) Tapanuli Selatan, Senin (11/4).
"Kami atas nama masyarakat petani ikan di Kabupaten Tapanuli Selatan sangat mengapresiasi pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan yang terus mendukung program peningkatan usaha dan pemberdayaan masyarakat dari sektor budidaya ikan air tawar, melalui bantuan alat exacavator mini pada 2021 lalu, ujar Ardi.
Ardi juga sempat mengulas bahwa kinerja bantuan alat excavator Mini dari pemerintah pusat terus berlangsung sampai kuartal II pada 2022 ini.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Kinerja excavator mini pada Kuartal pertama Juni sampai Desember 2021 yakni berhasil cetak dan rehab sebanyak 40 unit kolam, membantu saluran irigasi sepanjang 350 meter dan mendukung jalan usaha produksi ikan sepanjang 600 meter.
Kemudian untuk Kuartal II pada Januari sampai April 2022 cetak dan rehab , yakni sebanyak 26 unit kolam dan jalan usaha produksi ikan sepanjang 550 meter.
Lanjut Ardi, sehingga akumulatif 2 kuartal berjalan adalah cetak dan rehab sebanyak 66 unit kolam dan Jalan usaha produksi ikan sepanjang 1.100 meter dan saluran irigasi sepanjang 350 meter.