TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Sipirok- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) terus memperkuat sektor perikanan budidaya. Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyerahkan 16.500 ekor benih ikan dan sekitar 2,9 ton pakan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Dolok Marombun di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, Selasa (21/7/2026).
Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Perikanan Tapsel itu menjadi bagian dari pengembangan program kolam air tenang (KAT) untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
Syarfi Hutauruk dan Keluarga Salurkan Zakat Maal dan Santuni Anak Yatim
Kepala Dinas Perikanan Tapsel, Syaiful AP Nasution, mengatakan bantuan tersebut terdiri dari 10.500 ekor benih ikan mas, 6.000 ekor benih ikan nila, serta sekitar 99 sak pakan dengan total berat hampir 2,9 ton.
Menurutnya, bantuan itu merupakan kelanjutan program pembangunan kolam budidaya yang telah dilaksanakan pemerintah daerah pada 2025. Sebanyak 30 kolam berukuran 10 x 20 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter telah dibangun di Desa Sialaman.
"Kolam yang baru selesai dicetak harus melalui masa pematangan agar tanggul lebih kuat. Setelah beberapa bulan, kini seluruh kolam sudah siap dimanfaatkan untuk pembesaran ikan," kata Syaiful.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Salurkan Zakat Profesi ASN di Sibabangun
Ia menjelaskan, Pokdakan Dolok Marombun sebelumnya juga telah menerima bantuan indukan ikan dan sarana pembenihan. Program tersebut kini mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya kemampuan kelompok memproduksi benih secara mandiri.
Ketua Pokdakan Dolok Marombun, Erwin Siregar, mengungkapkan produksi benih ikan kelompoknya meningkat signifikan berkat pendampingan dari Dinas Perikanan. Jika sebelumnya hanya mampu menghasilkan sekitar 2.500 ekor benih per siklus, kini produksinya mencapai 25.000 hingga 35.000 ekor.
"Alhamdulillah, kami terus belajar dan berkembang. Saat ini sekitar 90 persen kolam sudah siap dimanfaatkan untuk budidaya," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gus Irawan Pasaribu menegaskan setiap program bantuan pemerintah harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian dalam arti luas, termasuk perikanan, merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Tapanuli Selatan sehingga seluruh potensi yang dimiliki harus dimanfaatkan secara optimal.
"Ujungnya adalah meningkatkan produksi dan produktivitas. Semua sumber daya yang kita miliki harus dioptimalkan, baik lahan maupun sarana produksi," tegas Gus Irawan.
Bupati juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong pendampingan kepada kelompok pembudidaya agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Gus Irawan berharap Desa Sialaman dapat berkembang menjadi salah satu sentra budidaya ikan di Kecamatan Sipirok. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, hasil budidaya tersebut juga diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan, termasuk memasok ikan untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua KTNA Tapanuli Selatan Juang Pakpahan, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, tokoh masyarakat, Penyuluh Perikanan Lapangan (PPL), serta anggota Pokdakan Dolok Marombun.
[Redaktur: Muklis]