TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Medan - Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Kota Medan resmi ditutup pada Sabtu, 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama 30 hari sejak 3 Juli 2026.
Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyampaikan apresiasi kepada panitia daerah yang tetap menunjukkan semangat serta dedikasi tinggi untuk menampilkan beragam kebudayaan dan produk UMKM unggulan dari Bumi Gordang Sambilan di tengah keterbatasan anggaran.
Baca Juga:
Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Hadiri Pelantikan Pengurus PPTSB Periode 2026-2030
Menurut Bupati Madina, tim telah bekerja maksimal dan menunjukkan performa terbaik. Maka dari itu, Saipullah mengingatkan bahwa hasil akhir lomba bukanlah satu-satunya tujuan dalam PRSU ini.
"Hasil yang diperoleh hari ini tidak perlu membuat kita berkecil hati atau kecewa. Seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara tentu telah mempersiapkan yang terbaik, dan penilaian sepenuhnya ada pada indikator panitia," kata dia pada Sabtu, 2 Agustus 2026.
Bupati menegaskan, kerja keras tim untuk menampilkan keanekaragaman budaya Madina di PRSU di tengah kondisi anggaran yang tidak mendukung merupakan satu kebanggaan tersendiri.
Baca Juga:
Ketua PAPDESI Sumut Apresiasi Bupati Deliserdang atas Dukungannya Jelang Pilkades
"Saya sangat bangga. Walaupun dalam situasi yang tidak mudah dan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, kita masih sanggup membuktikan diri dan memberikan yang terbaik untuk Madina," sebut dia.
Meski demikian, Bupati Saipullah tetap meminta panitia menjadikan keikutsertaan tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk masa mendatang.
"Saya harap keikutsertaan tahun ini dapat menjadi pemicu semangat untuk mempersiapkan diri lebih baik dan lebih matang pada gelaran PRSU tahun depan," pungkas dia.
[Redaktur: Muklis]