TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Mandailing Natal- Yayasan Perwakafan Al-Junaidiyah Desa Hutanamale/Kampung Lamo Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara berhasil juara 7 tingkat lomba lembaga ziswaf festival ekonomi syariah regional Se-Sumatera, Selasa (2/6/2026).
Sebelumnya kepengurusan Al-junaidiyah tersebut terhenti beberapa tahun belakangan ini tidak berjalan sesuai yang diharapkan dan pakum, padahal harta warisan yayasan tersebut cukup luas dan tidak dapat dinikmati oleh yayasan itu sendiri.
Baca Juga:
Sri Mulyani Jadi Pengurus Yayasan Bill Gates: Saya Merasa Terhormat
Selanjutnya, begitu adanya rotasi pada kepengurusan yayasan Al-Junaidiyah tersebut dilakukan pendalaman terkait mekanismenya dengan pendekatan terhadap pemerintah daerah, pihak swasta dan donatur lainnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan yayasan yang baru, dipimpin Ust.Mukhlis Pasaribu beserta strukturnya selama enam bulan belakangan ini perubahan yang signifikan pada yayasan Al-junaidiyah dapat dirasakan pihak masyarakat setempat dan warga lainnya.
Pada lomba lembaga Ziswaf festival ekonomi regional syariah se-sumatera yang terbagi dalam dua kategori yaitu Kategori program zakat unggulan dan kategori program wakaf unggulan.
Baca Juga:
Buntut Perdebatan Dengan KDM, Yayasan UBP Nonantifkan Manaf Zubaidi
Dalam lomba lembaga ziswaf yang berhasil se-sumatera untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dalam kategori zakat unggulan adalah kpw Sibolga, Baznas Kabupaten Tapanuli selatan dengan peringkat 10 dengan nilai 74.60, sementara kategori wakaf unggulan adalah kpw Sibolga, yayasan Al-Junaidiyah Kabupaten Mandailing Natal dengan peringkat 7 dengan nilai 64.91 se-Sumatera.
Saat Media Wahananews.Co, konfirmasi kepada pengurus Yayasan Al-Junaidiah Mandailing Natal, Ust.Mukhlis Pasaribu mengatakan," Alhamdulillah dengan kerja keras kami pengurus yang baru yayasan perwakafan Al-Junaidiyah desa Hutanamale/kampung Lamo berhasil peringkat tujuh dalam festival lomba lembaga ziswaf dalam kategori lembaga wakaf se-sumatera," ujarnya.
"Kami juga pengurus yayasan perwakafan ini telah mulai bergerak bagaimana yayasan dapat tumbuh kembali untuk mengenang jasa para ulama kita dan sedaya upaya telah kami lakukan baik terhadap pemerintah daerah maupun pihak swasta, supaya yayasan ini dapat dikembangkan dan menjadi suri teladan bagi generasi muda untuk mengenang jasa-jasa para ulama kita," tutupnya.