TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Panyabungan – Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merespons positif usulan para pegiat seni yang ingin memanfaatkan Taman Kota Panyabungan sebagai panggung pentas seni mingguan.
Baca Juga:
Oknum ASN di Panyabungan Diduga 5 Bulan Tak Masuk Kerja
Pemerintah daerah menilai program ini dapat memberikan manfaat ganda, yaitu sebagai ruang ekspresi bagi seniman lokal sekaligus motor penggerak perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar taman.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Madina Ida Hairani menyatakan aktivasi ruang publik melalui kegiatan seni berkala akan mengubah taman kota menjadi pusat aktivitas masyarakat yang produktif.
Melalui pertunjukan rutin setiap pekan, dia yakin destinasi rekreasi ini mampu menarik pengunjung dari berbagai kalangan, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, serta meningkatkan daya tata kelola taman sebagai pusat budaya daerah.
Baca Juga:
Berbagi Takjil Buka Puasa Ala KOMPERSA Madina Bantu Geliat UMKM di Panyabungan

Menurut Ida, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas seni, dan pelaku usaha diperlukan agar pentas seni mingguan ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
Langkah itu juga menjadi jawaban atas kegelisahan para pegiat seni, seperti Hamzah Fansuri, yang sebelumnya mengeluhkan minimnya wadah bagi remaja Madina untuk menyalurkan bakat mereka pasca-gelaran Festival Rondang Bulan.
"Usulan penggiat musik untuk menjadikan taman kota sebagai panggung pentas seni mingguan dinilai dapat memberikan manfaat ganda, yakni sebagai ruang ekspresi bagi seniman sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah," ujar Ida Hairani, Sabtu (30/5/2026).