Aktivis Pemuda tersebut menegaskan bahwa kerusakan lingkungan akibat PETI sudah berada pada titik yang sangat mengkhawatirkan:
Sungai Batang Natal tercemar
Kawasan bantaran sungai rusak parah
Potensi longsor meningkat
Aktivitas ekonomi masyarakat terganggu
Baca Juga:
Kapolres Bima Kota Dinonaktifkan, Diperiksa Mabes Polri
Menurutnya, semua kerusakan itu tidak akan berhenti selama pengendali utama dibiarkan tidak tersentuh hukum.
Saleh menilai bahwa Mabes Polri perlu segera menaikkan level penindakan dari sekadar penyitaan alat berat menjadi penindakan terhadap aktor intelektual, pemodal, dan mafia PETI.
Lebih lanjut, kami berharap Mabes Polri dapat menurunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri laporan-laporan publik terkait dugaan aktivitas yang mengarah pada tindak pidana.
Baca Juga:
Komnas HAM Desak APH Sweeping Peredaran Sianida dan Merkuri Yang Digunakan Pelaku PETI di Sulteng
Ini bukan hanya soal alat berat. Ini soal jaringan yang diduga sudah lama beroperasi. Kami mendukung Polri untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum,” tambah perwakilan warga lainnya.
[Redaktur: Muklis]