TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Tapanuli Selatan- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tapanuli Selatan menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri dengan melaksanakan aksi gotong royong dan pembersihan fasilitas umum di dua lokasi berbeda, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan dipusatkan di Jembatan Gantung atau yang dikenal masyarakat sebagai Rambin di Desa Muaratais I, Kecamatan Angkola Muaratais, serta jembatan Dusun Sampean di Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Baca Juga:
Polres Binjai Salurkan Bantuan Kursi Roda dan Bedah Rumah Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-79
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, mengatakan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
"Hari Bhayangkara ke-80 ini kami maknai sebagai momentum untuk semakin memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat," ujar Kapolres.
Menurutnya, keterlibatan personel Polri dalam kegiatan sosial dan lingkungan menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas publik.
Baca Juga:
Polda DIY Gelar Salat Gaib untuk Tiga Polisi Gugur dalam Tugas di Lampung
"Jembatan ini merupakan sarana vital yang setiap hari digunakan masyarakat. Menjaga kebersihan dan kenyamanannya menjadi tanggung jawab bersama," katanya.
Kegiatan tersebut turut melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelajar, dan warga setempat. Suasana kebersamaan tampak mewarnai aksi gotong royong yang dilakukan secara serentak di kedua lokasi.
Kapolres menegaskan bahwa terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif tidak terlepas dari hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
"Kamtibmas yang kuat lahir dari kedekatan, kepercayaan, dan kerja sama antara Polri dengan masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang diusung dalam Gerakan Indonesia Asri sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni pengabdian Polri untuk masyarakat. Karena itu, setiap personel diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan.
"Polri harus mampu menjadi bagian dari solusi. Ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, Polri hadir," ungkapnya.
Polres Tapanuli Selatan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan merawat fasilitas umum dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni Hari Bhayangkara semata. Semangat menjaga lingkungan, merawat fasilitas umum, dan memperkuat kebersamaan harus terus hidup di tengah masyarakat," pungkas Kapolres.
Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, Gerakan Indonesia Asri menjadi salah satu wujud nyata pengabdian Polri dalam membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
[Redaktur: Muklis]