Tim juga menegaskan bahwa hasil Monev tidak berhenti pada kegiatan peninjauan lapangan. Hasil identifikasi dan evaluasi akan disusun untuk kemudian dibawa ke tingkat kabupaten dan ditindaklanjuti bersama masyarakat, pihak perusahaan, BPN, serta instansi terkait.
Pihak perusahaan juga diharapkan dapat menindaklanjuti berbagai hasil evaluasi dan melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang ditemukan di lapangan, termasuk dalam tata kelola perkebunan dan pelaksanaan kemitraan.
Baca Juga:
Pastikan Pelaksanaan Sesuai Juknis, Satgas MBG Tapteng Monitoring Program MBG
Tim Monev menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan bertujuan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan untuk memperjelas legalitas, memperbaiki tata kelola, serta memastikan pola kemitraan dapat memberikan kepastian dan manfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya Monev ini, masyarakat berharap proses yang telah dimulai tidak berhenti pada kegiatan peninjauan semata, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret di tingkat kabupaten sehingga persoalan kemitraan, lahan, dan tata kelola perusahaan dapat memperoleh kejelasan dan penyelesaian yang berkelanjutan.
[Redaktur: Muklis]