Atika mengingatkan mahasiswa agar tidak sembarangan menyampaikan sesuatu di media sosial karena setiap unggahan dapat berdampak kepada orang lain. “Kalau dulu ada mulutmu harimaumu, sekarang jarimu harimaumu,” jelas dia.
Wakil bupati juga mengimbau agar mahasiswa mengedepankan integritas, tanggung jawab, dan etika ketika menyampaikan pendapat di ruang digital.
Baca Juga:
Heboh soal Hak Pensiun Mantan Wabup Dipersulit, Ini Penjelasan Pemkab Nias Barat
Atika mengajak mahasiswa mengambil peran dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Momentum 100 tahun Indonesia merdeka tidak lagi terlalu jauh. Saat ini, waktu menuju 2045 hanya tersisa sekitar 19 tahun. “2045 yang tidak terasa lagi, 19 tahun lagi akan menghampiri kita,” sebut dia.
Wabup Atika menjelaskan bonus demografi merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan generasi muda. Mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan, kata dia, akan menjadi bagian penting dari generasi yang menentukan arah bangsa pada 2045.
“Mari ambil bagian, berkontribusi, memajukan diri sendiri, keluarga, daerah, dan bangsa dan negara,” pungkas dia.
Baca Juga:
Kapolres Toba Hadiri Pisah Sambut Dandim 0210/TU
[Redaktur: Muklis]