"Lahan yang tersedia melimpah serta cocok untuk sistem tumpang sari demi hasil yang berkelanjutan," kata Bupati Saipullah.
Pada bagian penutup materi, Saipullah menyampaikan tiga poin utama program tersebut. Pertama, revitalisasi pisang kepok adalah salah satu kunci kebangkitan ekonomi pertanian di desa.
Baca Juga:
Pemkab Madina Siapkan 4 Hektare Pilot Project Kebun Pisang Kepok
Kedua, hilirisasi dan jangkauan pasar yang sesuai berpotensi meningkatkan PDRB secara umum dan pendapatan petani secara khusus. Ketiga, dukungan kebijakan dan peran serta multi pihak merupakan katalisator utama kesuksesan pengembangan pisang kepok.
Adapun panelis yang disiapkan untuk diskusi ini adalah Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec (Guru Besar Ekonomi Pertanian dan Agribisnis USU), Prof. Dr. Ir. Suswati, MP (Guru Besar Agroteknologi UMA), dan Miltra Sembiring, S.Pd (Bisnis Ekspor Hortikultura.
[Redaktur: Muklis]