WahanaNews-Tapsel | Upaya dan usaha telah dilakukan Tim Pos SAR Sibolga - Tapanuli Tengah, bekerja sama dengan BPBD Pemkab Tapteng, Kodim 0211/ TT dan Polres Tapteng beserta masyarakat guna pencarian Bocah 9 tahun, korban tenggelam di pantai kalangan pada Senin (15/08/2022) kemarin.
Namun hingga sore tadi, tim belum berhasil menemukan RR bocah 9 tahun yang di kabarkan hilang tenggelam di Pantai kalangan Tapteng dan Tim telah menghentikan pencarian setelah seharian di lakukan.
Baca Juga:
Simple Plan Umumkan Tur Asia Tenggara 2026, Jakarta dan Surabaya Masuk Daftar
Tampak wajah kelelahan dari sejumlah personil Basarnas yang bertugas saat melakukan pencarian. "Mungkin mereka sudah sangat lelah bang, dan untuk saat ini tepat pukul 18.00 WIB, perahu mereka sudah di angkat dari Laut barusan," ucap Indra Warga yang ikut menyaksikan pencarian dari bibir pantai pada Selasa (16/08/2022) sekira 18.30 WIB.
Tampak kedua orang tua dari bocah korban masih duduk lesu menangis di pinggir pantai.
Ibu korban menggendong bayinya beserta Ayah Korban terlihat mengeluarkan Air mata bersama.
Baca Juga:
Lucas Resmi Tinggalkan SM Entertainment, Buka Babak Baru Karier Solo
Sejumlah kerabat korban bersama ratusan masyarakat masih tetap terlihat memantau di pinggir pantai saat para petugas Basarnas ini mulai berkemas untuk keluar dari air laut, mendarat sambil menarik perahu karet mereka ke bibir pantai.
Koordinator Pos (Korpos) SAR Sibolga - Tapteng, Hari Susanto, menyampaikan, pencarian anak usia 9 tahun tersebut, di lakukan pagi Selasa (16/08/2022), sejak pukul 08.00 WIB, dengan menyelam ke dasar laut.
"Tim Basarnas, melakukan penyelaman di sekitar penemuan korban pertama, di kedalaman 9 meter, radius 70 meter.
Kita telah melakukan penyisiran di permukaan dengan menggunakan LCR (Perahu Karet) sejauh 5 mil ke arah batu Gajah. Namun korban belum diketemukan hingga kini," ungkapnya.