TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Medan- Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Indra Wahidin mengimbau agar momen Imlek 2026 tidak dirayakan secara berlebihan, seperti dengan pesta kembang api dan besar-besaran dan sejenisnya.
"Kita mengimbau untuk tidak dilaksanakan secara euforia yang berlebihan," kata Indra dalam keterangannya di Kantor Inti Sumut, Senin 26/1/2026
Baca Juga:
Inggris Rilis Travel Warning 2026, Indonesia Masuk Daftar Wilayah yang Diwaspadai
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang tengah berduka akibat bencana yang menerpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Imbauan tersebut disampaikan Indra pada kegiatan rapat bersama para Tokoh Buddha Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Wilayah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut, Polonia Medan.
Sejumlah Perhimpunan Indonesia Tionghoa daerah juga menyatakan akan meniadakan ada pesta kembang api saat malam perayaan Imlek 2026, salah satunya Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut, Medan.
Baca Juga:
Papua Nugini Minta 'Zona Aman' di Perbatasan RI, Cegah Konflik Papua Barat
Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Jenly menegaskan bahwa tidak ada pesta kembang api saat malam perayaan Imlek 2026 di Medan.
Jenly menegaskan bahwa imbauan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, khususnya bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang telah menimbulkan korban jiwa serta kerugian besar bagi masyarakat setempat.
“Kepekaan sosial menjadi penting agar perayaan tidak melukai rasa kemanusiaan saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana,” tegas Jenly.