TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Batang Toru- Duka menyelimuti warga Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Seorang pelajar anak laki-laki berusia 14 tahun, meninggal dunia setelah tersambar petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Sabtu (18/4/2026) sore.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat korban tengah berada di luar rumah bersama sejumlah temannya.
Baca Juga:
SPPG Lasara Sawo Ditutup Sementara, Ribuan Pelajar di Nias Utara Tak Lagi Terima MBG
Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, saat itu korban dan teman-temannya sedang mandi hujan sekaligus mengambil tebu di sekitar pekarangan rumah.
"Setelah itu, mereka duduk di depan rumah untuk menikmati tebu yang diambil. Namun, kondisi masih hujan deras disertai petir, dan tiba-tiba petir menyambar korban," ujar AKP Siboro dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).
Akibat sambaran tersebut, korban langsung pingsan di lokasi. Teman korban yang panik segera berlari memanggil orang tua untuk meminta pertolongan.
Baca Juga:
BGN Tutup Sementara Dapur MBG di Nias Utara Buntut Puluhan Pelajar Diduga Keracunan Susu
Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Batang Toru. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
"Petugas medis sudah melakukan upaya pertolongan, namun korban dinyatakan meninggal dunia setibanya di puskesmas," jelasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur lain dalam peristiwa tersebut selain faktor alam.