“Silahkan kepada bapak/ibu untuk menyampaikan aspirasi, usul, kritik maupun saran tentang apa saja yang berkaitan dengan fungsi DPRD, bila bukan dibidang kami komisi III, kami tetap akan menyampaikan dan suarakan kepada kawan-kawan di komisi terkait,” tambahnya
Ditempat yang sama, mewakili Manager PLN ULP Natal, Jefri, memberikan keterangan tentang permasalahan voltage arus yang cukup rendah di wilayah Natal sekitar pada kegiatan Reses ke II Teguh W Hasahatan Nasution, S.H., M.H.
Menyahuti aspirasi masyarakat peserta reses, Teguh berjanji akan berjuang untuk menindaklanjuti sesuai tupoksinya sebagai DPRD.
Dijelaskannya , permasalahan arus listrik yang memiliki voltage rendah menyampaikan hal ini terjadi karena cakupan pembagian arus listrik yang luas dan membutuhkan solusi berupa Gardu Induk (GI).
“Pihak PLN sudah mewacanakan pembangungan GI (Gardu Induk) untuk penguatan suply daya dan kemarin sudah ditinjau lokasi pembangunannya di wilayah Lingga Bayu tepatnya di Tapus. Namun butuh proses waktu dan kajian lebih dalam,” tutupnya
Pada reses itu banyak usulan warga termasuk pelayanan kesehatan serta pelayanan kesehatan dan dampak banjir kemudian usulan pembangunan parit.
Kembali ke Teguh, diakhir wawancara disampaikannya reses Kedua ini dirinya banyak menyerap aspirasi terkait usulan pembangunan, keluhan masyarakat tentang rendahnya arus PLN dan RS Husni Thamrin belum bisa menerima pasien dengan BPJS akibat RS Husni Thamrin belum terakreditasi.
[Redaktur: Muklis]