Kadis Sosial Ahmad Duroni melaporkan, pada April 2026 pihaknya membentuk Kampung Siaga Bencana sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Pada tahap awal, sebanyak 28 orang menerima manfaat bantuan. Ke depan akan ditambah 122 penerima lagi di beberapa wilayah. Para penerima ini merupakan masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan," sebut dia.
Baca Juga:
Pemkab Madina Bidik Gedung Lama RSUD Panyabungan jadi Sumber PAD Baru
Duroni menambahlan, sebanyak 6.800 orang telah keluar dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Untuk itu, Dinas Sosial secepatnya akan melakukan pemutakhiran data.
[Redaktur: Muklis]