Berdasarkan surat Mosi Tidak Percaya Kedua yang ditandatangani pengurus dari berbagai cabang olahraga seperti PRSI, IPSI, PERCASI, KODRAT, PSSI, Wushu, FOKSI, FORKI, PTMSI, PASI, PERTINA, PDBI dan FAJI, mereka meminta Ketua KONI Sumatera Utara segera mengambil langkah konkret demi menyelamatkan roda organisasi KONI Mandailing Natal menjelang Porprovsu 2026.
Dalam foto yang diterima Radarposnusantara.com, tampak perwakilan pengurus cabang olahraga menyerahkan langsung berkas mosi tidak percaya kepada petinggi KONI Sumut di Kota Padangsidimpuan.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh 13 cabang olahraga tersebut, Wakil Ketua Umum III Bidang Organisasi KONI Sumatera Utara, Irwan Pulungan, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti dan memproses seluruh laporan yang disampaikan sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.
Baca Juga:
Bogor Hornbills Ukir Sejarah, Tumbangkan Satria Muda dan Lolos ke Final IBL 2026
"Kami menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan oleh pengurus cabang olahraga KONI Mandailing Natal. Seluruh dokumen yang telah diserahkan akan kami pelajari dan proses sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI," ujar Irwan Pulungan.
Irwan menegaskan bahwa KONI Sumatera Utara akan bersikap objektif dan profesional dalam menyikapi persoalan internal KONI Mandailing Natal. Menurutnya, setiap laporan maupun pengaduan yang masuk akan ditelaah secara cermat dengan mengedepankan aturan organisasi demi menjaga stabilitas dan keberlangsungan pembinaan olahraga di daerah.
"Kami tidak ingin persoalan organisasi mengganggu persiapan atlet menghadapi Porprovsu 2026. Karena itu, seluruh proses akan berjalan sesuai ketentuan AD/ART KONI dan hasilnya akan disampaikan secara resmi kepada pihak-pihak terkait," tegasnya.
Baca Juga:
Indonesia Naik 10 Peringkat FIFA, Erick Thohir Ingatkan Timnas Tetap Membumi
Pernyataan tersebut disambut positif oleh para pengurus cabang olahraga yang hadir, dengan harapan KONI Sumut dapat segera mengambil langkah konkret guna menyelesaikan polemik yang terjadi di tubuh KONI Mandailing Natal.
[Redaktur: Muklis]