TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Panyabungan- Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution membuka secara resmi acara pengundian penempatan los Pasar Baru Panyabungan yang berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026.
Biaya pembangunan los ini berasal dari para pedagang dengan sebelumnya Pemkab Madina mendapatkan legal opinion (pendapat hukum) dari Kejaksaan Negeri. Program ini awalnya disiapkan untuk 100 hari pertama kerja Saipullah-Atika, tapi karena keterbatasan anggaran urung dilaksanakan.
Baca Juga:
Pemkab Madina Rayakan 10 Muharram 1448 H , Dzikir dan Penyantunan Anak Yatim
"Namun demikian, di dalam rapat internal pemerintah kita mencoba mencari jalan keluar bagaimana kita caranya bisa membangun los pasar pagi di Pasar Baru ini agar seluruh pedagang, baik itu pedagang kelontong maupun pedagang sayur dan daging atau ikan bisa dalam satu kompleks," kata Saipullah.
Bupati menjelaskan, pelaksanaan pembangunan los ini sepenuhnya ditangani oleh pihak ketiga dengan Pemkab Madina hanya sebagai fasilitator. "Semua kami serahkan kepada pihak ketiga, tidak ada keterlibatan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan proses pembangunan ini," jelas Saipullah.
Di sisi lain, Bupati Saipullah menegaskan bahwa secara aturan negara akan ditarik retribusi dari para pedagang. Namun, dia telah mendengar permintaan agar penarikan retribusi ini ditangguhkan karena masih ada cicilan pembangunan los.
Baca Juga:
Bupati Madina Fasilitasi Sosialisasi PT Sukses Putra Mandiri Berkah, 1.520 Hektare Plasma untuk 5 Desa di MBG
"Karena begitu digunakan lahan pemerintah, pastilah ada kontribusi bagi negara yang harus kita laksanakan. Tapi saya tetap berpihak kepada pedagang, coba cari treatment-nya, solusinya bagaimana setelah selesai mereka menyicil baru masuk ke bagiannya pemerintah," sebut dia.
Bupati Saipullah meminta pedagang kaki lima yang telah mendapatkan nomor undian segera menempati los sebelum Ramadan.
"Tapi harapan kami menjelang Ramadhan, menjelang hari raya, kita sudah di sini semua sehingga masyarakat yang datang dari luar kota maupun yang dari dalam kota Panyabungan sudah lebih mudah masuk ke dalam satu kompleks," tutup dia.