"Kami masyarakat khususnya warga Puncak Sorik Marapi berharap kepada PTSMGP agar pengelolaan bonus produksi lebih naik dikerjakan oleh Pemda Madina melalui Dinas PU supaya kami dapat melihat langsung pembangunan tersebut sebab di Dinas PU sudah ada arsitekturnya dan jika pemerintah desa yang mengerjakan sering asal-asalan dan kepala desanya banyak yang korupsi," katanya lagi.
"Sebelumnya bonus produksi tahun lalu masih kami rasakan dengan adanya pembangunan pengaspalan jalan di wilayah Puncak Sorik Marapi yang dibangun Pemda dari hasil produksi PT SMGP," tutupnya.
Baca Juga:
Tower Turyapada Dibuka, Pemprov Bali Siap Gandeng Swasta Kelola Aset Rp600 M
Masyarakat Puncak Sorik Marapi berharap kepada PT SMGP kiranya hasil produksi lebih baik dikelola oleh Pemkab Madina agar dapat tersentuh langsung oleh masyarakat setempat, sebab jika Kades ataupun perangkat desanya yang mengelola anggaran tersebut diduga syarat akan korupsi serta syarat kepentingan pribadi.
[Redaktur: Muklis]