"Semua pihak harus duduk bersama. Reboisasi harus dilakukan secara menyeluruh terhadap kawasan yang tutupannya sudah terbuka. Tanpa kolaborasi, upaya penyelamatan tidak akan maksimal," katanya.
Ia mengingatkan, jika tutupan hutan terus menyusut, risiko bencana akan semakin tinggi. Bagi SHI, menjaga Batang Toru bukan sekadar soal konservasi, melainkan tanggung jawab terhadap masa depan generasi mendatang.
Baca Juga:
Urgensi Empati dalam Komunikasi Kebijakan Publik
"Menebang satu pohon secara ilegal di kawasan hutan adalah kejahatan. Jika semua pihak bergerak bersama, kita masih punya harapan menyelamatkan Batang Toru," pungkasnya.
[Redaktur: Muklis]