TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Padangsidimpuan- Tim Opsnal Resmob Satreskrim Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang meresahkan warga. Tiga pria yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor berhasil diamankan setelah beraksi di wilayah Padangsidimpuan Selatan.
Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho. Ketiga tersangka masing-masing berinisial DIS (20), ID (19), dan R alias J (25), yang diketahui merupakan residivis kasus serupa.
Baca Juga:
Febri Timor Timor Meminta Aparat Penegak Hukum Jambi Tutup Permanen PETI di kabupaten Tebo
"Ketiganya berhasil diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan laporan korban dan keterangan saksi," ujar Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP Ida Meri, Kamis (23/4/2026).
Peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 14 April 2026, sekitar pukul 22.20 WIB di Jalan Teuku Umar, Gang Saroha, Kelurahan Sitamiang. Korban, Afdan Fikri (21), seorang mahasiswa, saat itu memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di depan rumah kos rekannya.
Namun saat hendak pulang, korban mendapati sepeda motornya telah hilang. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil hingga akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Padangsidimpuan. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp16 juta.
Baca Juga:
Aktivis Jambi Tuntut Keterbukaan dan Transparansi Hingga Kepala BALAI BWSS VI JAMBI Mundur
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku. Pada 21 April 2026, tim Resmob mengamankan dua tersangka di sebuah rumah kos di kawasan Ujung Padang. Dari hasil interogasi, keduanya mengakui perbuatannya dan mengungkap keterlibatan satu pelaku lainnya.
Tak berselang lama, petugas kemudian berhasil menangkap tersangka ketiga di Jalan Alboin Hutabarat. Dari hasil pengembangan, diketahui sepeda motor milik korban telah dipreteli dan rencananya akan dijual secara terpisah untuk menghilangkan jejak.
"Para pelaku telah merencanakan aksi ini sebelumnya. Dua orang bertugas mengambil sepeda motor dengan cara mendorong dari lokasi parkir, sementara satu pelaku lainnya menunggu di ujung gang untuk membantu membawa hasil curian," jelas Ida Meri.