TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Siabu – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution berkunjung ke Kecamatan Hutabargot, Naga Juang, dan Siabu untuk mengecek kondisi lahan pertanian yang sempat rusak akibat bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun lalu.
Saipullah mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, kondisi lahan warga di Desa Tangga Bosi III di Siabu dan Desa Sayurmatua di Naga Juang sudah kembali bisa dimanfaatkan berikut dengan normalisasi sungai sepanjang 1.150 meter yang pengerjaannya rampung.
Baca Juga:
Terima Kunjungan Menteri PU, Kajati Harli Siregar Siap Kawal Rehabilitasi Sumut Pasca Bencana
Meski demikian, masih ada satu masalah pentinh yang harus diselesaikan secepatnya, yakni irigasi Batang Gadis yang tersumbat. Saluran sekunder ini berfungsi mengairi kurang lebih 500 hektare sawah di Kecamatan Hutabargot, Naga Juang, dan Panyabungan Utara.
“Masalah saat ini sawah sudah direhabilitasi, tapi airnya tidak ada. Penyebabnya saluran irigasi Batang Gadis tersumbat oleh material yang cukup tinggi dan ini perlu dilakukan pengerukan," kata Saipullah pada Selasa, 16 Juni 2026.
Sebagai upaya percepatan perbaikan dan pengerukan, Pemkab Madina dalam waktu dekat bersurat ke instansi terkait. "Pemda Madina secepatnya bersurat pada instansi terkait agar material yang berada di irigasi sekunder Batang Gadis tersebut dapat diangkat," katanya.
Baca Juga:
Rapat Lintas Kementerian Digelar, Tito Pastikan Hak Penyintas Banjir Terpenuhi
Sebagai tambahan informasi, berikut rincian 95 hektare lahan yang telah direhabilitasi:
1. Kecamatan Siabu: Luas lahan direhabilitasi 25 hektare, progres pengerjaan 100 persen;
2. Kecamatan Nagajuang: Luas lahan direhabilitasi 42 hektare, progres pengerjaan 95 persen; dan
3. Kecamatan Hutabargot: Luas lahan direhabilitasi 30 hektare, progres pengerjaan 75 persen.
Dalam kunjungan ini, Bupati Saipullah didampingi Asisten I Sahnan Pasaribu, Asisten III Lismulyadi Nasution, Plt. Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, dan Plt. Kadis Kominfo Muhammad Syail Lubis.
[Redaktur: Muklis]