TAPSEL.WAHANANEWS.CO, Tapanuli Selatan- Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD di Tapanuli Selatan dari Fraksi Partai NasDem atas nama Eddi Sullam Siregar terus memantik perhatian publik. Hingga kini, kursi DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 belum juga terisi akibat sengketa internal partai yang masih bergulir di Mahkamah Partai Nasdem.
Kondisi tersebut memunculkan kritik dari berbagai kalangan. Publik menilai lambannya proses penyelesaian sengketa telah berdampak terhadap representasi masyarakat di parlemen daerah.
Baca Juga:
Ramai Surat Terbuka Keluhan Kamar Dagang China RI ke Prabowo, Jadi Sorotan Media Asing
Ketua DPD Partai NasDeam Tapanuli Selatan, Maas Siagian, akhirnya memberikan penjelasan terkait perkembangan perkara tersebut. Saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026), Maas menyebut proses sengketa internal partai kini telah memasuki tahap akhir.
"Terima kasih atas kerjasamanya, sengketa intern partai telah memasuki tahap akhir dari Mahkamah Partai. Mohon bersabar dua tiga hari ini untuk keputusan final,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
hPernyataan tersebut belum sepenuhnya meredam sorotan publik. Sejumlah pihak mendesak Mahkamah Partai NasDem segera mengambil keputusan agar proses PAW dapat dilanjutkan dan kursi DPRD yang kosong kembali terisi.
Baca Juga:
Indonesia Raih 1 Emas dan 2 Perak dari Panjat Tebing di Asian Beach Games 2026
Ketua Harian DPP Lembaga Rakyat Awasi, Andina Siagian, menilai mekanisme internal partai tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat.
"Jangan sampai mekanisme internal partai justru membunuh demokrasi dan menghambat hak masyarakat untuk mendapatkan wakilnya di parlemen," ujarnya.
Ia juga meminta Mahkamah Partai Nasdem bertindak transparan dan profesional dalam menangani perkara tersebut.