Ia meminta para pimpinan perangkat daerah mampu menjadi pemersatu, motivator dan inspirator bagi jajaran masing-masing. Kemampuan berkomunikasi, membangun empati, berkoordinasi dan berkolaborasi juga dinilai penting dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Untuk menghasilkan program yang baik dibutuhkan koordinasi dan sinergitas antarperangkat daerah. Oleh karena itu, saya harapkan kepada saudara dan saudari yang baru dilantik untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan sinergi," tegasnya.
Baca Juga:
Pemkab Tapteng Siapkan Program Gugus Tugas Percepatan Pemulihan Bencana
Gus Irawan turut mengingatkan jajaran pemerintah daerah terhadap dinamika geopolitik global yang masih penuh ketidakpastian. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak terhadap harga energi dan kebutuhan pokok masyarakat.
Karena itu, ia menilai penguatan ketahanan nasional, khususnya ketahanan pangan, harus menjadi perhatian pemerintah daerah.
"Langkah utama untuk menghadapi dinamika geopolitik dunia saat ini adalah penguatan ketahanan nasional, di mana salah satunya adalah ketahanan pangan," katanya.
Baca Juga:
Masinton Pasaribu Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng
Bupati menyebut sektor pertanian sangat strategis bagi Tapanuli Selatan karena mayoritas masyarakat menggantungkan kehidupan dari sektor tersebut.
Pemkab Tapsel, lanjutnya, akan terus mendorong pertanian berkelanjutan, peternakan, perikanan dan diversifikasi pangan lokal. Integrasi sektor pertanian dan peternakan juga perlu dikembangkan untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat perekonomian masyarakat.
Untuk sektor perdagangan dan UMKM, Gus Irawan meminta perangkat daerah terkait melakukan terobosan agar koperasi dan pelaku UMKM semakin berkembang.
Penguatan manajemen usaha, diversifikasi produk, pencatatan keuangan, akses permodalan melalui perbankan, digitalisasi pemasaran hingga pemanfaatan e-commerce dinilai penting untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha.