Karena itu, visi "Marsialapari Pagodang Kahanggi dohot Anakboru" sesungguhnya tidak hanya berbicara tentang gotong royong. Visi tersebut berbicara tentang membangun rumah bersama yang nyaman bagi seluruh keluarga besar Mandailing Natal.
Rumah yang mampu memelihara silaturahmi, memperkuat identitas budaya, membuka ruang kolaborasi ekonomi, serta menjadi wadah pengabdian bagi kampung halaman.
Baca Juga:
PLN UP3 Garut Gandeng Kodim 0611/Garut Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan
Di tengah kebutuhan akan figur pemersatu itulah, nama Fahrizal Efendi Nasution kini mulai diperbincangkan.
Dengan pengalaman panjang di ruang publik dan gagasan tentang sinergi yang berakar pada nilai-nilai Mandailing, ia menawarkan satu pesan sederhana namun kuat:
Jika kahanggi dan anak boru berjalan bersama, maka harmoni bukan sekadar harapan, melainkan kenyataan yang bisa diwujudkan.
Baca Juga:
PLN Cikarang dan Kejari Bekasi Perkuat Sinergi Hukum untuk Layanan Kelistrikan
[Redaktur: Muklis]